Waspadai Penyebab Kaki Gelisah Yang Mengganggu

Anda mungkin pernah mengalaminya, saat beristirahat atau hendak tidur tiba-tiba kaki terasa gelisah dan ingin kita menggerakannya untuk sekedar menghilangkan rasa tidak nyaman yang terjadi karenanya. Kondisi ini tidak aneh, karena termasuk dalam kondisi medis yang disebut “sindrom kaki gelisah”.

Waspadai Penyebab Kaki Gelisah Yang Mengganggu

Sindrom kaki gelisah atau Restless Legs Syndrome (RLS), adalah penyakit gangguan saraf yang ditandai dengan sensasi tidak menyenangkan, seperti terasa berdenyut-denyut, nyeri akibat tertarik, atau geli. Sensasi gelisah ini kemudian tidak terkendali dan kerap diikuti oleh desakan untuk menggerakkan kaki dengan maksud meringankan ketidaknyamanan. Oleh karenanya, orang-orang dengan gangguan ini biasanya akan menggerakkan kaki seperti berjalan mondar-mandir, menggerak-gerakkan kaki ketika duduk, atau ketika kerap membolak-balikkan tubuh ketika sedang tidur. Gejala biasanya makin parah saat penderita beristirahat.

Hampir secara keseluruhan penderita sindrom kaki gelisah kesulitan untuk tidur. Biasa muncul saat sore dan malam saat hendak beristirahat. Jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin dapat menyebabkan keletihan dan kepenatan di siang hari akibat kurang tidur.

Selain itu, Restless Legs Syndrome yang menganggu dan menyebabkan kurang tidur telah berdampak kuat kepada aktivitas sehari-hari, seperti menghambat pekerjaan dan relasi sosial pribadi. Mereka sering kali sulit berkonsentrasi, memiliki gangguan ingatan, atau gagal menyelesaikan tugas maupun mengalami kesulitan ketika melakukan perjalanan karena depresi.

Kondisi ini dapat terjadi pada laki-laki maupun perempuan di segala usia, namun lebih umum terjadi oleh perempuan. Makin bertambah usia penderita, biasanya kondisi menjadi lebih buruk. Penyebabnya sendiri belum diketahui secara pasti, namun diduga terkait dengan faktor genetik. Sementara itu, faktor lainnya bisa membuat sindrom kaki gelisah memburuk, yaitu :

  • Kondisi kehamilan.

Sindrom kaki gelisah juga bisa terjadi pada ibu hamil, terutama pada periode trismester ketiga. Namun, gejalanya akan hilang dalam sebulan setelah melahirkan.

  • Akibat penyakit kronis.

Gagal ginjal, diabetes, neuropati perifer, atau penyakit parkinson sering kali menimbulkan gejala RLS. Oleh karena itu, dengan menangani penyakit kronis tersebut, terkadang mengurangi gejala Restless Legs Syndrome (RLS).

  • Obat-obatan antihistamin.

Jenis obat antipsikotik, sebagian obat antidepresan, obat antimual, obat pilek (salesma) dan alergi dapat memperparah sindrom ini.

  • Gaya hidup tidak sehat.

Kesukaan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan serta kurang tidur dapat memicu ataupun memperburuk gejala Restless Legs Syndrome (RLS).

Berikut ini adalah tips untuk menangani sindrom kaki gelisah.

  • Mengompres kaki dengan air dingin ataupun air hangat.

Kompres kaki dengan air dingin atau air hangat, mana saja yang membuat Anda merasa nyaman dan lebih baik. Perubahan suhu dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Selain mengompres, Anda juga bisa mandi atau berendam dengan air hangat.

  • Melakukan pijat kaki.

Pijat kaki untuk membuat otot lebih relaks sehingga dapat meringankan gejala RLS.

  • Mengubah gaya hidup.

Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan kafein serta berhenti merokok. Para peneliti yakin jika ada kaitan antara gaya hidup dengan frekuensi terjadinya gejala sindrom kaki gelisah. Oleh karena itu, mulailah gaya hidup sehat yang mencakup makanan sehat.

  • Rutinkan tidur teratur dan cukup.

Lakukan rutinitas tidur yang teratur dan cukup, misalnya tidur pada jam yang sama tiap hari. Kebiasaan ini dapat membantu Anda untuk bisa tidur dengan lebih baik. Jangan lupa untuk menjauhkan hal-hal yang bisa mengganggu tidurmu. Mematikan sorotan cahaya yang terlalu terang seperti lampu dan cahaya TV, bisa sangat membantu.

  • Mengelola stres.

Kelola stres dengan baik karena stres sering kali berkontribusi kepada terjadinya sindrom kaki gelisah. Lakukan teknik relaksasi, seperti meditasi dan teknik pernapasan, serta berusaha berpikir positif. Anda bisa coba Yoga untuk mengatasinya.

  • Berolahraga rutin.

Olahraga rutin merupakan salah satu langkah paling efektif untuk mencegah kembalinya gejala sindrom kaki gelisah. Cobalah untuk melakukan olahraga ringan, seperti jalan pagi, joging, atau aktivitas lainnya yang berfokus di area kaki.

  • Mengkonsumsi suplemen tertentu.

Konsumsi suplemen sesuai anjuran dokter, terutama Jika Anda memiliki defisiensi atau kekurangan nutrisi tertentu, seperti Vitamin C atau E. Ini karena RLS dikaitkan dengan rendahnya kadar kelompok vitamin tersebut. Jika RLS disebabkan oleh anemia defisiensi besi, dokter akan memberikan suplemen zat besi.

Semoga bermanfaat.

Waspadai Penyebab Kaki Gelisah Yang Mengganggu |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *