Mengatasi Penyakit Kuning Pada Bayi Baru Lahir

Mengatasi penyakit kuning pada bayi baru lahir,- Penyakit kuning yang terjadi pda bayi baru lahir, disebabkan oleh fungsi hati yang kurang sempurna sebagai penghancur sel darah merah sehingga terbentuklah bilirubin. Bilirubin adalah pemecahan sel-sel darah merah yang teah tua dan berubah menjadi pigmen berwarna kuning. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan warna kulit serta warna putih pada bola mata penderita menjadi kuning. Pada kasus penyakit kuning pada bayi baru lahir, kadar bilirubin pada bayi akan lebih tinggi jika bayi lahir secara prematur dan juga stress yang terjadi selama proses kelahiran yang sulit. Dan penyakit ini biasanya menyerang bayi dari awal usia kehamilan hingga berusia satu bulan.

Mengatasi Penyakit Kuning Pada Bayi Baru LahirNormalnya bayi akan memiliki bila bilirubin yang kurang dari 10ml/liter, sedangkan para penderita penyakit kuning, kadar bilirubin akan mencapai 15 ml/liter hingga 25 ml/liter. Tingginya kadar bilirubin dipicu oleh beberapa hal berikut:

    1. Fungsi organ hati bayi baru lahir belum 100% normal.
    2. Perbedaan golongan darah antara ibu dan bayi
    3. Pasa saat mengandung kemungkinan besar ibu hamil sering mengkonsumsi jamu tradisional.

Beberapa orang mempercayai bahwa penyaki kuning pada bayi bisa diatasi dengan menjemur dibawah terik matahari pagi, hal tersebut tidak buruk akan tetapu lebih baik jika langsung saja ditangani pada orang yang lebih tepat dan ahli dalam bidangnya mengingat organ dan sel di dalam tubuh baru masih sangat rentan. Umumnya penyakit kuning pada bayi akan berlangsung hingga dua minggu, bilah sudah lebih dari waktu tersebut, sebaiknya Anda lebih mewaspadainya.

Untuk mengatasi bayi baru lahir yang menderita penyakit kuning, tidak perlu panik inilah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan sebagai orang tua untuk mengatasinya, diantaranya:

Pada pertolongan pertama, berikanlah ASI sesering mungkin atau disarankan dua jam sekali karena hal ini membantu untuk menggant cairan dalam tubuh bayi, asi yang mengandung colestrum mampu memindahkan meconium yang mengandung bilirubin.

Segera mungkin bawa buah hati Anda ke dokter specialis anak atau rumash sakit terdekat agar buah hati Anda mendapatkan perawatan dan akan dilihat tingkat birilubin dalam tubuhnya. Jika kadar bilirubin tinggi, maka tidak akan menutup kemungkinan untuk dokter menyarankan fototerapi (lampu bilirubin) dalam kasus ini bayi akan lebih membutuhkan asupan cairan ASI, maka dri itulah sebaiknya persiapkan peralata pemompa air susu. Jika hal tersebut kurang membawa hasil yang maksimal biasanya tenaga medis akan menganjurkan terapi exchange transfusion. Melalui terapi exchange transfusion darah pada buah hati akan digantikan dengan darah tranfusi dengan kadar dan golongan yang sama.

Penyakit kuning yang terjadi pada bayi sebenarnya merupakan penyakt yang wajar, akan tetapi bukan berarti kita boleh menganggap remeh hal tersebut. Deteksi dini sangat diperlukan dalam hal ini, semakin cepat medis menanganinya dari awal, semakin cepat pu;a tingkat kesembuhannya.

Artikel serupa: Penyebab Dan Cara Mengatasi Penyakit Kuning Pada Bayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *