Kebiasaan Buruk Yang Memperparah Arthritis

Dalam penanganan Arthritis, tidak akan cukup jika hanya memberikan sekedar pengobatan. Kebiasaan-kebiasaan yang tidak kita sadari, yang mungkin dilakukan hampir setiap hari jika tidak ditinggalkan akan sia-sia belaka. Dan penyakit Arthritis yang Anda derita tidak akan membaik.

Kebiasaan Buruk Yang Memperparah Arthritis

Jadi untuk menghindari hal berikut, ketahui dulu beberapa Kebiasaan Buruk Yang Memperparah Arthritis berikut ini.

1. Kurang tidur.

Kurang tidur mungkin satu yang sulit dilakukan. Nyeri akibat Arthritis dapat mengganggu tidur, sehingga hampir tidak mungkin bagi sebagian pasien untuk mendapatkan tidur nyenyak saat nyeri menyerang. Namun dengan berusaha tidur dengan nyenyak dan cukup, maka pasien akan mendapatkan efek positif.

Jika perlu, konsultasikan lagi dengan dokter tentang metode terbaik agar dapat tidur dengan baik. Dokter mungkin juga akan memberikan obat pereda nyeri untuk membantu pasien arthritis agar bisa tidur nyenyak dan berkualitas.

2. Menghindari olahraga atau aktivitas fisik.

Olahraga memang dianjurkan untuk semua orang sebagai bagian dari gaya hidup sehat, tak terkecuali bagi para penderita Arthritis. Olahraga membantu memperkuat otot-otot yang mengelilingi sendi, meningkatkan atau mempertahankan kekuatan tulang, meningkatkan jangkauan gerak, membangun ketahanan, dan mengurangi rasa sakit. Meskipun banyak manfaatnya, namun hasil studi menunjukkan lebih dari sepertiga orang dengan Arthritis tidak melakukan olahraga. Adanya pemahaman yang salah bahwa olahraga tidak akan membantu bahkan dianggap justru akan memperparah Arthritis. Sebagai tindakan pencegahan, berkonsultasi dengan dokter untuk memilih jenis olahraga yang tepat amat dianjurkan sehingga pasien bisa memperoleh manfaat optimal sekaligus memperkecil resiko cedera.

3. Tidak mengikuti rencana perawatan.

Sebagian orang dengan Arthritis memilih untuk mengabaikan nasihat dari dokter mereka. Salah satunya dengan tidak mengikuti rencana perawatan seperti tidak memakai obat seperti yang ditentukan, tidak melakukan kontrol secara rutin, dll.

4. Mengundang stress.

Stress memicu efek fisiologis dalam bentuk ketahanan tubuh yang turut menurun seiring meningkatnya stres. Menariknya, stress akut mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, tetapi stress kronis justru sebaliknya.

Stress yang berlebihan pada orang dengan Arthritis dapat meningkatkan rasa sakit, memicu gejala lain, dan memperlambat pemulihan. Ringkasnya, stress dapat berdampak negatif pada Arthritis sehingga diperlukan upaya untuk mengelolanya dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *