Manfaat Kolang Kaling Ternyata Baik Untuk Persendian

Siapa sih yang tidak tau kolang kaling? Biasanya kolang kaling ini banyak ditemukan di dalam minuman campur atau es campur, kolak, manisan dan lebih banyak ditemukan saat bulan Ramadhan di Indonesia.

Manfaat Kolang Kaling Ternyata Baik Untuk Persendian

Kolang kaling ini berasal dari tanaman buah kolang-kaling. Tidak hanya karena rasanya yang enak, kolang-kaling juga bermanfaat untuk kesehatan. Salah satunya yang sangat dikenal adalahmembantu mengatasi persendian dan tulang yang sakit.

Hal ini ternyata memang terbukti, sama halnya dengan pernyataan dari Federik S Woworuntu, bahwa awalnya buah kolang kaling ini telah diteliti dari jaman dulu yakni jaman penjajahan. Pada awalnya mereka juga keheranan dengan kondisi fisik orang pribumi yang tetap baik walaupun bekerja dengan sangat keras. Ternyata rahasianya adalah mereka mengkonsumsi buah kolang kaling.

Dalam buah ini terdapat Gelatin yang dapat dicerna oleh tubuh untuk mensintesa kolagen. Kolang-kaling juga mengandung Albumin, yang bermanfaat dalam memenuhi protein plasma tubuh kita yg hingga 60%. Kolang-kaling juga kaya kandungan serat alami dan bermanfaat untuk membantu pencernaan bekerjasama dengan gelatin dan mineral kalium, kalsium, fosfor dan besi yang dikandungnya. Bagi anda yang memiliki penyakit berat seperti tulang kejepit (HNP), mengkonsumi kolang kaling sangat baik untuk memperbaiki masalah tulang tersebut.

Kolang-kaling juga berkhasiat untuk mengobati nyeri sendi dan mengandung kalsium sama dengan tulang sapi. Kandungan mineral seperti protasium, iron, kalsium mampu menyegarkan tubuh dan memperlancar proses metabolisme tubuh.

Tabel kandungan gizi dalam 100gr kolang kaling.

Kandungan Gizi Jumlah
Energi 27 kkal
Protein 0.4 gram
Lemak 0.2 gram
Karbohidrat 6 gram
Serat 1.6 gram
Kalsium 91 mg
Fosfor 243 mg
Zat Besi 0.5 mg
Air 94%

Manfaat Kolang Kaling Ternyata Baik Untuk Persendian |

Baca juga : Nyeri Kaku Di Bagian Jari-jari Tangan? Ini Penyebabnya!

Penyebab Sendi Mengalami Penuaan

Ternyata tidak hanya usia dan kulit pada tubuh yang mengalami penuaan, bagian tubuh lainnya yang dapat mengalami penuaan adalah sendi.

Penyebab Sendi Mengalami Penuaan

Penuaan yang terjadi pada sendi ditandai dengan sendi-sendi di dalam tubuh yang mulai memiliki kecenderungan terhadap semakin sulitnya untuk menahan beban, serta sangat mudah merasakan nyeri. Lebih lanjut lagi penyakit ini dikaitkan dengan usia yang semakin bertambah, namun ternyata tidak hanya itu. Sekarang ini justru risiko penyebab penuaan sendi juga terjadi akibat kebiasan buruk yang dilakukan penderitanya di usia muda, salah satu faktornya adalah Obesitas.

DR Karina Besonga SpOT (K) seorang pakar kesehatan yang menjelaskan jika mereka yang mengalami Obesitas d usia muda memiliki potensi besar terhadap penyakit Osteoarthritis dikarenakan pada mereka yang masih muda biasanya tidak berpikir untuk menanggung beban yang berat. Dan jika pada masa mudanya orang tersebut memiliki kebiasaan merokok dan menenggak alkohol maka faktor risiko akan terjadi lebih besar untuk kerusakan sendi yang di alaminya.

Masalah tentang penuaan sendi ini dapat diatasi dengan memeriksakan kondisi ke dokter guna mengetahui cara penanganannya yang tepat. Jika Osteoarthritis masih dalam tingkat ringan, obat-obatan dan perubahan pola hidup sehat serta berolahraga dengan rutin dapat mengatasinya. Hanya saja jika terlalu parah mau tidak mau penderitanya harus menerima suntikan pelumasan pada sendi atau operasi khusus untuk mengganti / memperbaiki sendi.

Baca juga : Manfaat Glukosamin Sebagai Pelumas Persendian

Manfaat Glukosamin Sebagai Pelumas Persendian

Setiap orang setidaknya pernah berpikir tentang bagaimana otot dan tulang yang membentuk postur tubuh kita bergerak. Padahal tidak hanya itu, ada sendi salah satu bagian dalam tubuh yang juga berperan penting dalam pembentukan dan pergerakan tubuh. Bayangkan saja jika tanpa persendian, kita tidak dapat melakukan banyak hal sederhana seperti halnya menggerakan jari-jari. Persendian juga dapat dilihat dari manfaatnya yang membuat tubuh menjadi lebih lentur, sehingga tubuh bisa bergerak leluasa untuk dapat melakukan banyak hal.

Biasanya dalam persendian, ditemukan beberapa jaringan tulang lunak (tulang rawan), nah tulang-tulang inilah yang memiliki fungsi layaknya bantalan sehingga tulang-tulang yang bertemu ini tidak saling bergesekan atau berpukulan. Namun seperti bagian tubuh lainnya, persendian juga termasuk bagian tubuh yang dapat memiliki gangguan dan masalah kesehatan.

Manfaat Glukosamin Sebagai Pelumas Persendian
Gangguan kesehatan yang terjadi pada persendian berawal dari jaringan di dalamnya yang disebut sebagai zat Glukosamin. Zat Glukosamin adalah sebuah komponen gula amino yang diproduksi secara alami oleh tubuh manusia dan dapat ditemukan di ginjal, hati, dan tulang-tulang rawan. Dan manfaat Glukosamin sendiri sangat baik dalam penyerapan air juga mengembangkan dengan baik dalam bantalan-bantalan yang melindungi tulang-tulang dengan baik. Nah ketika kadar Glukosamin ini semakin menurun akibat yang terjadi adalah bertambahnya usia. Jika hal tersebut terjadi dan akhirnya menyebabkan Glukosamin mengalami penurunan, maka penyakit sendi seperti Osteoarthritis, dimana terjadi pengapuran sendi dimana tulang dapat saling bergesekan dan akhirnya menimbulkan rasa sakit ketika bergerak. Karena alasan tersebut, maka ada baiknya kita menjaga kesehatan persendian dengan baik untuk meminimalisir penurunan Glukosamin dan tulang rawan pada persendian.

Salah satu cara mempertahankan dan menambah asupan Glukosamin dalam tubuh, adalah dengan konsumsi obat QnC Jelly Gamat yang memiliki kandungan Glukosamin alami di dalamnya yang berasal dari teripang emas. Baca manfaat obat QnC Jelly Gamat sebagai Obat Osteoarthritis, disini : Obat Osteoarthritis

Baca juga : Penyebab Dan Pencegahan Osteoarthritis

Manfaat Glukosamin Sebagai Pelumas Persendian |

Penyebab Dan Pencegahan Osteoarthritis

Penyakit Osteoarthritis yang merupakan suatu kondisi dimana sendi-sendi memiliki kemunduran pada tulang rawan sendi, serta tulang-tulang di dekatnya yang akhirya menyebabkan kondisi tersebut terasa sakit dan kaku.

Biasanya Osteoarthritis dijumpai pada orang-orang berusia 70 tahun. Terjadi pada semua golongan gender baik pria dan wanita, tapi pada pria Osteoarthritis bisa terjadi dalam usia yang jauh lebih muda.

Baca juga : Penyebab Remaja JuPenyebab Dan Pencegahan Osteoarthritisga Rentan Terkena Radang Sendi Kronis

Penyebab dari Osteoarthritis.

Dalam kondisi normal, sendi memiliki nilai gesekan rendah sehingga tidak dapat mudah aus, kecuali jika sendi terlalu banyak digunakan dan berlebihan hingga menyebabkannya cedera.

Kemungkinan awal dari terjadinya Osteoarthritis adalah suatu kelainan yang terjadi pada sel-sel pembentuk komponen tulang rawan seperti Kolagen yang merupakan serabut protein dalam jaringan ikat, serta Proteoglikan yang merupakan bahan pembentuk daya lenting tulang rawan.

Lalu setelahnya, tulang rawan tumbuh terlalu banyak dan akihirnya justru akan menipis dan membentuk retakan-retakan pada permukaanya. Rongga kecil akan terbentuk dari dalam sumsum tulang yang terletak dibawah kartilago, sehingga tulang menjadi lebih rapuh. Tulang juga akan mengalami pertumbuhan berlebih di sisi-sisi sendi yang akan menyebbakan benjolan (osteofit) yang dapat dirasakan dan terlihat. Benjolan tersebut dapat mempengaruhi fungsi sendi yang normal, juga menyebabkan nyeri.

Akhirnya nanti permukaan tulang rawan yang halus dan licin, berubah menjadi kasar dan berlubang sehingag sendi tidak bergerak secara halus seperti sedia kala. Semua komponen sendi yang terdiri dari tulang, kapsul sendi, jaringan sinovial, tendon serta tulang rawan akan mengalami kegagalan dan menyebbakan kelainan sendi.

Pencegahan penyakit Osteoarthritis.

Dalam mencegah penyakit kelainan sendi Osteoarthritis ada beberapa hal yang dapat dilakukan, antara lain :

  • Menghindari faktor resiko terjadinya Osteoarthritis seperti Obesitas.
  • Pastikan untuk berjalan, berdiri dan mengangkat badang dalam posisi tubuh yang benar.
  • Selalu berhati-hati terhadap kecelakaan yang bisa saja terjadi dan dapat menyebabkan sendi-sendi rusak.
  • Berolahraga sesuai kemampuan dan cara yang benar agar tidak menjadi beban bagi tulang dan sendi.
  • Dianjurkan untuk memakai kursi dengan sandaran keras, kasus yang tidak terlalu empuk / lembek dan tempat tidur yang dialas dengan papan.
  • Menjaga agar asupan nutrisi selalu baik dan seimbang agar pertumbuhan sendi dan tulang rawan sempurna.
  • Menjaga selalu berat badan ideal.

Itu dia Penyebab Dan Pencegahan Osteoarthritis yang bisa saya bagikan informasinya untuk Anda, semoga dapat bermanfaat. Jaga selalu kesehatan sendi dan tulang Anda, salam!

Penyebab Remaja Juga Rentan Terkena Radang Sendi Kronis

Mungkin Anda penasaran mengapa remaja di zaman sekarang juga mengalami penyakit radang sendi. Sedangkan kita mengetahui bahwa penyakit radang sendi biasa terjadi pada orang-orang dewasa dan lanjut usia.

Ternyata memang radang sendi yang terjadi pada remaja disebabkan oleh beberapa faktor yang cukup kuat mempengaruhi. Seperti yang disampaikan oleh konsultan senior bedah ortopedi dari Apollo Spectra Hospital, Dr Anil Raheja, ada 5 poin yang dapat berpengaruh besar terhadap anak dan remaja untuk mengalami radang sendi kronis, diantaranya :

Penyebab Remaja Juga Rentan Terkena Radang Sendi Kronis
1. Akibat cedera berolahraga.

Faktor dari akibat cedera karena berolahraga, menjadi faktor yang pertama menyebabkan tingginya anak dan remaja yang mengalami radang sendi kronis. Cedera saat berolahraga juga dapat menyebabkan Osteoarthritis pada semua kalangan usia. Cedera umum yang dapat menyebabkan Osteoarthritis adalah robeknya tulang rawan, terdapat sendi yang terkilir dan cedera ligamen.

2. Gadget.

Perkembangan teknologi dunia semakin maju, tidak heran jika sekarang ini banyak orang tidak bisa lepas dari gadget mereka. Termasuk anak muda yang sebagian besarm enghabiskan waktu dengan ponsel. Hal ini juga menjadi faktor remaja lebih rentan terhadap Osteoarthritis dari pergelangan tangan dan jari-jari. Tidak hanya itu, postur tubuh pun dapat mengarah ke gangguan persendian tulang belakang dan pinggul.

3. Gangguan Autoimun.

Belum banyak orang yang mengetahui tentang penyakit autoimun yang ternyata bisa menempatkan remaja dan anak-anak pada resiko tinggi terhadap Arthritis. Hal ini terjadi karena munculnya kondisi dimana sistem kekebalan tubuh yang berjuang melawan bakteri, juga menyerang sel-se; sehat yang terus mengarah ke infeksi dan akhirnya menyebabkan radang sendi.

4. Kebiasaan merokok.

Kebiasaan buruk yang satu ini juga menghantui pada remaja. Sayang sekali, sekarang ini banyak remaja di Indonesia usia dibawah 18 sudah mengenal rokok dan bahkan sudah termasuk perokok aktif. Kebiasaan merokok ini tidak baik untuk kesehatan, termasuk kesehatan sendi. Merokok meningkatkan risiko mengembangkan Rheumatoid Arthritis, terutama jika memiliki kecenderungan genetik. Merokok juga terkait dengan peningkatan keparahan penyakit yang berhubungan terhadap radang sendi.

5. Obesitas.

Meskipun Arthritis mempengaruhi semua usia dan jenis kelamin, resiko juga akan lebih meningkat jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Kelebihan berat badan akan membuat tekanan pada sendi bertambah, terutama lutut, pinggul dan punggung, sehingga menyebabkan kerusakan tulang rawan.

Penyebab Remaja Juga Rentan Terkena Radang Sendi Kronis |

Dampak Kebiasaan Menggerakan Sendi Sampai Berbunyi

Anda pasti pernah melakukan kebiasaan yang satu ini, atau mungkin sering. Ketika badan terasa lelah, Anda secara spontan melakukan beberapa gerakan yang membuat sendi atau tulang Anda berbunyi seperti “krek“. Setelahnya Anda akan merasa nyaman dan pegal terasa berkurang. Namun, apakah kebiasaan yang membuat nyaman ini aman?

Dampak Kebiasaan Menggerakan Sendi Sampai Berbunyi

Secara teknis membungkukkan atau memutar tubuh hingga punggung Anda berbunyi memang tidak buruk, namun jika dilakukan setiap rutin lain ceritanya.

Menurut Christopher Anselmi, Hospital for Special Surgery’s Integrative Care Center di New York City FoxNews mengatakan , “Cracking atau membunyikan sendi dalam tubuh bisa berakibat buruk, jika hal itu menjadi sebuah kebiasaan,” “Sendi punggung terdiri dari ligamen, tendon dan struktur jaringan lunak lain yang dapat aus dari waktu ke waktu. Sebuah gerakan yang tidak semestinya dapat menyebabkan kerusakan dini.”

Walaupun demikian jika Anda hanya melakukannya sesekali, suara yang ditimbulkan tulang punggung mungkin terdengar sedikit mengkhawatirkan dan bukan berarti Anda hanya mengabaikannya saja. Sendi umumnya berisi cairan dan gas seperti karbondioksida dan nitrogen. Jika cairan mendapatkan tekanan akibat sendi yang digerakkan, gas akan keluar dan menghasilkan suara.

Tips untuk meregangkan kembali tubuh yang lelah cukup mudah saja. Anda hanya perlu untuk segera ke kamar mandi, membersihkan diri dengan air hangat agar otot menjadi lebih rileks. Lalu setelahnya Anda bisa memulai meregangkan tubuh dengan lembut kira-kira 5 menit setelah mandi. Rentangkan tangan ke atas atau letakkan di pinggang, mulailah membungkuk perlahan, lalu miringkan tubuh dari sisi ke sisi. Pastikan tidak terlalu cepat melakukannya.

Artikel sebelumnya : Manfaat Kelapa Kering Yang Baik Untuk Kesehatan

Dampak Kebiasaan Menggerakan Sendi Sampai Berbunyi |

Cara Sederhana Untuk Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis merupakan salah satu jenis penyakit yang terjadi pada lansia, namun ternyata sekarang ini Osteoporosis juga beresiko terjadi pada mereka yang berusia dewasa, bahkan remaja.

Osteoporosis merupakan salah satu gangguan pada tulang yang mengakibatkan pengeroposan tulang, artinya massa tulang mengalami penyusutan. Hal ini terjadi karena persediaan kalsium didalam tulang berkurang sehingga menyebabkan tubuh mengambil kalsium dari tulang dan lama kelamaan tulang menjadi keropos, sehingga tulang menjadi tidak kuat untuk menahan beban berat. Bahkan, benturan ringan sekalipun dapat menyebabkan patah tulang.

Osteoporosis pada tulang yang umum terjadi adalah pada bagian-bagian tulang belakang, tulang rusuk dan pinggul. Hampir dari sepertiga perempuan dan seperenam laki-laki bisa mengalami patah tulang pinggul, bahkan diantaranya 12-20% berakhir dengan kematian.

Cara Sederhana Untuk Mencegah Osteoporosis

Baca juga : Kenali Perbedaan Osteoporosis Dengan Osteoarthritis

Untuk mengurangi penderita Osteoporosis di dunia, Anda sebagai salah satunya yang beresiko wajib untuk mengetahui tips atau cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya Osteoporosis di masa mendatang. Ini dia tipsnya:

1. Penuhi asupan Kalsium.

Asupan kalsium lebih baik dikonsumsi dari sumber makanan. Karena, selain Kalsium alami yang berasal dari makanan masih 100%, Kalsium yang berasal dari suplemen biasa hanya memiliki 30-50%nya saja. Oleh karenanya, sebaiknya untuk mencegah terjadinya Osteoporosis Anda bisa memulai untuk mengkonsumsi beberapa makanan sumber Kalsium alami, seperti kacang almond, gandum utuh, dan kacang hijau segar. Ikan salmon dan sarden juga termasuk sumber utama dari makanan yang mengandung Kalsium tinggi.

2. Vitamin D.

Vitamin D jelas sangat dibutuhkan untuk mencegah Osteoporosis karena, Vitamin D sangat baik dalam menstimulasi penyerapan kalsium. Vitamin D bisa Anda dapatkan setiap hari secara alami dari sinar matahari. Berjemurlah di pagi hari untuk mendapatkan sinar matahari pagi yang sangat baik untuk kesehatan tulang.

3. Tidak mengkonsumsi kopi, alkohol, rokok dan softdrink.

Jika Anda termasuk pencinta kopi, juga sering mengkonsumsi alkohol, pecandu rokok dan minuman ringan atau softdrink sebaiknya segera kurangi konsumsi keempat makanan dan minuman tersebut. Keempatnya jika dikonsumsi secara berlebih berdampak negatif bagi kesehatan tulang. Bahkan soda, memiliki kemampuan menghilangkan lapisan enamel gigi dan menghabiskan simpanan kalsium dalam tulang.

4. Mengkonsumsi sayuran hijau.

Mengkonsumsi sayuran berdaun hijau menjadi salah satu alternatif yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya Osteoporosis. Jenis sayuran yang baik untuk dikonsumsi adalah brokoli, kangkung, bayam, dan sawi hijau.

5. Berolahraga.

Cara ini adalah cara paling umum yang mungkin tidak Anda ketahui bahwa dengan rutin berolahraga maka akan terhindar dari resiko Osteoporosis. Maka dari itu sebaiknya sempatkan berolahraga sesibuk apapun Anda!

Cara Sederhana Untuk Mencegah Osteoporosis |

Osteoarthritis Ternyata Lebih Rawan Terjadi Pada Wanita

Osteoarthritis salah satu jenis penyakit sendi rematik yang perlu diwaspadai khususnya bagi kaum wanita. Karena apa, Osteoarthritis lebih banyak terjadi pada wanita ketimbang pria. Hal ini berkaitan dengan ganggan hormonal yang dimiliki wanita.

Osteoarthritis Ternyata Lebih Rawan Terjadi Pada Wanita

Adalah hormon Estrogen dan Progesteron, kedua jenis hormon tersebut memiliki fungsi sebagai mengenyalkan terhadap sendi, otot dan ligamen. Bagi wanita yang sudah memasuki masa menopause, biasanya dalam masa tersebut hormon sudah sangat sulit untuk menjadi stabil dan seimbang, itulah sebabnya terjadi pengeroposan tulang dan pengenduran di ligamen.

Baca juga : Perbedaan Osteoporosis Dengan Osteoarthritis

Yang harus Anda tau adalah penyakit Osteoarthritis justru lebih beresiko terhadap mereka yang sering bergerak aktif terutama menyangkut persendian, seperti halnya ibu rumah tangga yang lebih banyak aktifitas dirumah dan mengurus rumah. Pergerakan yang berulang dan hanya bertumpu di satu titik bisa berbahaya bagi tulang.

Umumnya gangguan Osteoarthritis memiliki 4 tahapan gejala, diantaranya :

  • Penderita mengalami rasa sakit saat menggerakan sendi.
  • Sendi terasa ngilu ketika diam, dan bertambah sakit ketika bergerak setelah diam.
  • Terkadang sampai terdengar bunyi geratak pada sendi yang sakit saat dihentakkan.
  • Pergerakan sendi akan terbatas akibat munculnya rasa sakit yang lebih sering.

Upaya yang bisa dilakukan sebagai pencegahan dari penyakit Osteoarthritis, adalah mulai dari sekarang sebaiknya kontrol berat badan Anda supaya tetap ideal serta rajinlah berolahraga. Jika Anda berusia 25-35 tahun, olahraga jenis apapun bebas dilakukan asalkan olahraga tersebut dapat membantu merangsang timbunan kalsium pada tulang. Berbeda jika Anda sudah berusia 35 tahun keatas, olahraga yang sebaiknya dipilih adalah jenis olehraga seperti bersepeda dan berenang, lakukan dengan rutin.

Semoga dapat bermanfaat, salam sehat! 🙂

Osteoarthritis Ternyata Lebih Rawan Terjadi Pada Wanita |

Kenali Perbedaan Osteoporosis Dengan Osteoarthritis

Obat Osteoarthritis,- Tidak banyak orang yang mengetahui perbedaan yang mencolok dari kedua penyakit tersebut, Osteoporosis dan Osteoarthritis. Orang-orang mungkin lebih mengenal secara baik tentang Osteoporosis, tapi bagaimana dengan Osteoarthritis? Untuk itu, disini saya akan berbagi sedikit penjelasan mengenai keduanya, yang semoga dapat bermanfaat. Yuk, simak selengkapnya.

Kenali Perbedaan Osteoporosis Dengan Osteoarthritis

Pertama, tentang penyakit Osteoporosis. Osteoporosis adalah penyakit yang dapat mengurangi kepadatan pada tulang dan berisiko penyebabkan patah tulang. Penyebabnya adalah kurangnya berolahraga. Padahal salah satu keuntungan dengan kita rajin berolahraga adalah membantu memperkuat otot beserta struktur sendi, tulang dan lain-lainnya. Gejala yang bisa menjadi awal dari tanda seseorang mulai rentan Osteoporosis adalah merasakan rasa sakit pada punggung bagian bawah yang tajam.

Sedangkan Osteoarthritis, adalah penyakit yang menjadi penyebab utama dari sakit pungugng. Biasanya penyakit Osteoarthritis terjadi pada orangtua, yang menyebabkan mogok tulang rawan, disk, sendi dan cairan sinovial yang memungkinkan kebebasan tubuh kita gerak. Tidak seperti Osteoporosis yang mempengaruhi tulang, Osteoarthritis adalah penyakit yang mempengaruhi sendi dan tulang rawan. Osteoarthritis akan menyebabkan tulang rawan mengikis secara perlahan, dan pada akhirnya pergesekan tulang tidak dapat dicegah dan itulah yag menyebabkan sakit, bengkok dan membuatnya terbatas dalam bergerak.

Keduanya sangat berbahaya, bisa menyebabkan keterbatasan ruang gerak dan yang paling parah bisa menyebabkan Anda tidak bisa bergerak sama sekali. Pastikan untuk melakukan pengobatan yang tepat untuk Osteoporosis dan Osteoarthritis. Juga konsumsi beberapa makanan yang dapat membantu mengatasi keduanya, dan olahraga teratur.

Semoga bermanfaat, salam!

Kenali Perbedaan Osteoporosis Dengan Osteoarthritis |

Beragam Terapi Pengobatan Radang Sendi Lutut Dan Panggul

Ada banyak macam pengobatan yang bisa dilakukan dalam mengatasi radang sendi, utamanya pada lutut dan panggul. Di tahun 2008 silam OARSI atau Osteoarthritis Research Society International mempublikasikan bahwa hasil penelitian dari ecidence base telah mengeluarkan beberapa rekomendasi pengobatan untuk radang sendi. Hal tersebut dipublikasikan demi memangkas beberapa pengobatan yang sudah berjalan sebelumnya, yang sebenarnya tidak sangat penting dibutuhkan oleh pasien. Maka dari itu, lembaga tersebut kemudian menganjurkan pasien penderita radang sendi untuk menjalani setidaknya 25 macam terapi pengobatan yang bisa dilakukan beberapa diantaranya. Dan berikut ini, merupakan rekomendasi pengobatannya, diantaranya :

Beragam Terapi Pengobatan Radang Sendi Lutut Dan Panggul

1. Terapi obat dan terapi bukan obat. Disini maksudnya adalah terapi yang dilakukan secara tepat untuk penderita radang sendi yang terdiri dari obat, serta bukan obat.
Terapi obat (non farma) termasuk:
2. Edukasi serta manajemen diri, bertujuan agar pasien bisa melakukan hal-hal yang dapat dia lakukan lebih dari terapi pasif yang dijalankan oleh para ahli medis terhadapnya.
3. Kontak telepon secara regular. Berdasarkan penelitian, pasien penderita radang sendi yang mendapatkan sebuat telepon / panggilan bulanan tentang perawatan diri, menunjukan perbaikan yang baik terhadap nyeri fisik.
4. Terapi fisik.
5. Latihan aerobik, melatih kekuatan otot serta olahraga air.
6. Usaha untuk menurunkan berat badan.
7. Menggunakan alat bantu jalan.
8. Menggunakan alas kaki yang dilengkapi dengan sol.
9. Menggunakan lutut ‘brace’.
10. Terapi kompres dengan air hangat dan dingin.
11. TENS / Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation, terapi yang menggunakan listrik bertegangan rendah.
12. Terapi akupuntur.
13. Obat anti radang non-steroid. Obat yang sangat direkomendasikan untuk mengurangi nyeri sendi, serta kekauan pada penyakit radang sendi Osteoarthritis.
14. Dengan anti nyeri topikal.
15. Melakukan injeksi Kortikosteroid, adalah suntikan kortikosteroid yang berfungsi untuk mengurangi peradangan yang terjadi.
16. Injeksi asam hyaluronic. Suntikan ini berfungsi dalam meningkatkan viskositas sendi sehingga menurunkan kekakuan pada sendi.
17. Manfaat Glukosamin dan CHondroitin yang dapat mengurangi gejala peradangan.
18. Opioid danAnalgesik narkotik. Teknik pengobatan khusus diberikan kepada pasien yang tidak bisa menahan rasa sakit akibat radang sendi.

Selain 18 cara pengobatan yang berbeda-beda untuk mengatasi radang pada sendi, jalan lainnya adalah operasi. Operasi yang dilakukan pun beragam, diantaranya operasi penggantian sendi, operasi penggantian bagian lutut, operasi pemotongan tulng serta perbaikan sendi yang rusak, operasi pembersihan jaringan sendi serta membuang beberapa jaringan sendi yang telah rusak, serta operasi penggabungan sendi jika operasi sendi gagal dilakukan.

Beragam kemungkinan bisa terjadi dalam operasi yang dilakukan, nah untuk itu ada satu lagi cara pengobatan yang patut  Anda coba, selain dalam menghindari operasi radang sendi, yaitu cukup dengan mengkonsumsi QnC Jelly Gamat, obat herbal multikhasiat yang telah banyak membantu dalam mengatasi permasalahan sakit persendian, termasuk Osteoarthritis atau radang sendi. (Obat Osteoarthritis).

Baca juga : Pengapuran Sendi Juga Terjadi Pada Usia Muda

Beragam Terapi Pengobatan Radang Sendi Lutut Dan Panggul |